ANALISIS NOVEL
“SYBIL KISAH NYATA SEORANG GADIS DENGAN 16 KEPRIBADIAN”
A. PENDAHULUAN
Sybil Isabel Dorsett lahir di Willow Corners, Wisconsin pada tanggal 20 Januari 1923. Lahir saat ibunya berusia 40 tahun dan dalam keadaan skizofren. Sybil memiliki IQ 170 dan sangat jenius pada bidang kesenian. Diagnosis awal oleh dr. Cornelia Wilbur, Sybil mengalami Fuga, yaitu keadaan perpecahan kepribadian yang ditandai dengan amnesia dan fisiknya terlepas dari lingkungan namun hanya sesaat. Sebelumnya pada tahun 1935. dr. Quinoness mendiagnosis Sybil menderita Chorea yaitu gejala konversi hysteria yang berasal dari konflik emosional yang ditandai dengan ketidakmatanga pribadi, ketergantungan, mekanisme pertahanan yang mengalami disosiasi dann konversi serta timbul melalui keluhan fisik, seperti kaku atau gerenyet.
Setelah melakukan psikoterapi, diketahui Sybil memiliki kepribadian ganda atau sekarang lebih dikenal dengan Dissociative identity disorder (DID).
B. SYMTOMP
Sybil memiliki 15 kepribadian lain dalam dirinya yang muncul ketika Sybil pasif dan tidak bisa mengendalikan diri, maka kepribadian yang paling kuatlah yang akan muncul. Ke- 15 pribadi tersebut mengenal dan tahu apa saja yang dilakukan Sybil dan pribadinya yang lain. Tapi Sybil sama sekali tidak mengetahui kepribadiannya yang lain, sehingga ketika Sybil tersadar setelah dikuasai pribadi yang lain Sybil akan merasa ada waktunya yang hilang.
Kepribadian-kepribadian tersebut memiliki nama, watak, fisik, usia, suara, gesture, perasaan, dan potensi yang berbeda satu sama lain. Ketika akan berpindah dari satu pribadi ke pribadi lain, tatapan Sybil akan terlihat kosong untuk beberapa saat.
Berikut adalah ke-15 kepribadian Sybil lainnya :
1. Vicky
Muncul pertama kali saat Sybil berusia 11 tahun 2 bulan, saat Sybil ditinggalkan oleh sahabatnya. Sebenarnya Vicky sudah ada saat Sybil berusia 3 tahun, tapi saat itu pribadi Sybil belum bernama karena hanya merupakan alat yang mengatur berbagai tekanan batin yang menyarang Sybil dan pribadi lain. Vicky atau Victoria Antoinete Scharleau meminjam nama dari tokoh khayalan ciptaan Sybil, tokoh gadis yang cerdas dan tidak penakut dan kebal terhadap pengaruh luar yang mengganggu Sybil.
2. Peggy Lousianna (Peggy Lou dan Peggy Ann)
Pribadi ini muncul pada saat Sybil marah, kadang muncul sebagai Peggy Lou yang sangat percaya diri, memiliki suara seperti Hattie dan tidak menyukai orang yang bertingkah seperti Sybil. Kadang juga muncul sebagai Peggy Ann.
3. Marcia Lynn Dorsett
Muncul pada tahun 1932. Memiliki sifat kurang ajar, angkuh, bermata abu-abu dan berambut coklat. Bersuara soprano dan kerap muncul bersama Vanessa.
4. Marry Lucinda Sanders
Muncul pada tahun 1934. Merupakan tipe keibuan, gemuk, penuh pertimbangan, suka tepekur, gemar sajak, beraksen daerah Barat-Tengah, senang mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan menyenangi anak-anak.
5. Vanessa Gaul
Muncul pada tahun 1935. Memiliki bentuk tubuh tinggi langsing, rambut warna gelap, mata coklat muda, wajah lonjong penuh perasaan. Merupakan pemain piano dan menyukai orang yang tidak munafik.
6. Helen
Berambut coklat muda, mata merah tua, hidung mancung, bibir tipis,. Sifatnya ambisius, ketakutan, tidak bias melukis dan tidak beragama.
7. Clara
Berusia 23 tahun, paling percaya pada agama dan tidak menyukai Sybil. Ia menyukai musik dan pelajaran Bahasa Inggris, khususnya Sejarah, ilmu kedokteran, kimia, dan hewan.
8. Sybil Ann
Pribadi ini merupakan identifikasi dari Hattie Dorsett pada keadaan katatonik di rumah pertanian. Kulit pucat, tubuh kurus, rambut pirang keabu-abuan, mata kelabu, wajah lonjong, hidung mancung. Ia jarang makan, tidur sedikit, sedikit menyukai lingkungan, suka bermain musik, kadang juga melukis namun dengan tema suram.
Pribadi Sybil Ann menderita neurasthenia yaitu sejenis neurosis yang ditandai oleh kejenuhan, depresi, kekhawatiran, dan sering kali rasa sakit di tempat-tempat tertentu tanpa sebab-sebab objektif yang jelas.
9. Mike
Muncul pada tahun 1928, ia adalah anak laki-laki yang berkulit gelap, rambut hitam, mata coklat, dan mengidentifikasi kepada kakeknya yang agresif.
10. Sid
Muncul pada tahun 1928, beberapa saat lebih awal dari Mike. Merupakan anak laki-laki berkulit cerah, rambut hitam, mata biru. Namanya diambil dari singkatan nama Sybil Isabel Dorsett yang merupakan identifikasi terhadap ayah yang hati-hati.
11. Nancy Lou Ann
Tidak suka ledakan dan tertarik pada politik.
12. Marjorie
Perawakan kecil, berambut pirang, kulit biasa, hidung pesek, tenang, periang, cepat tertawa. Menyukai teater, pesta, senang bergurau, tidak dapat melukis dan tidak beragama.
13. Ruthie
Anak berusia 3 setengah tahun.
14. The Bonde
Pribadi masa remaja, merupakan impian Sybil. Menyukai kuliah, lahir dalam ketenangan, bersifat tidak aktif.
C. ETIOLOGI
Dari hasil psikoanalisa yang dilakukan oleh Dr. Cornelia B. Wilbur, diketahui bahwa kepribadian Sybil terpecah karena trauma. Namun trauma tersebut tidak hanya satu melainkan beberapa trauma, yaitu :
1. Ibu yang skizofren.
Skizofren pada Hattie (ibu Sybil) bermula saat Hattie berusia 12 tahun. Ayahnya adalah seorang walikota yang berwatak keras dan ibunya adalah ibu rumah tangga yang pasif, mereka memiliki 13 anak. Hattie adalah murid terpandai yang menurut gurunya akan memiliki masa depan cemerlang jika terus bersekolah. Namun ayahnya memutuskan Hattie untuk berhenti sekolah dan menjaga toko musiknya pada usia 12 tahun. Tak lama Hattie mendapat penyakit chorea yang membuat anggota tubuhnya tersentak-sentak. Penyakit tersebut merupakan gejala kegugupan (neurosis).
Skizofren benar-benar muncul ketika Sybil lahir, ia memperlakukan Sybil sangat tidak manusiawi, tanpa pengasuhan dan cinta. Hattie kerap melakukan hubungan dengan sesama wanita, melakukan pelecehan seksual pada anak-anak, dan itu semua dilakukan di depan mata Sybil. Ketika terjadi krisis ekonomi, keluarga Dorsett yang kaya pindah ke tanah pertanian dan di sana Hattie mengalami katatonia yang sembuh ketika kembali ke Willow Corners, rumah asalnya.
2. Ayah yang pasif dan acuh tak acuh.
Willard Dorsett (ayah Sybil) adalah seorang yang kompulsif dan perfeksionis. Ibunya adalah wanita yang lembut, sehinggaa Willard tumbuh dengan mengidentifikasi ibunya yang berbakat seni dan pasif. Willard pun lebih banyak melakukan pekerjaan rumah tangga seperti menjahit. Sedangkan ayah Willard adalah seorang yang agresif, menarik perhatian dan kejam. Willard menikahi Hattie yang memiliki sifat seperti ayahnya.
Ketika Sybil menderita akan perlakuan ibunya, Willard seakan-akan tidak mau tahu apa yang sebenarnya terjadi. Walaupun ia tahu kalau Hattie telah di diagnosis skizofren, namun ia percaya seorang ibu tidak akan menyakiti anaknya. Sybil merasa tersisih dan tidak dicintai dengan sikap ayahnya itu.
3. Lingkungan masyarakat yang naïf dan hipokrit.
4. Kepercayaan fanatik yang menimbulkan hysteria (dari kakeknya).
Kakeknya adalah penganut Kristen yang taat, sangat memegang teguh pada ajaran agama. Di setiap pembicaraannya adalah mengenai hari kiamat yang semakin dekat, sehingga manusia harus meningkatkan keimanan dengan menjauhi larangan Tuhan. Kepercayaan ini sangat kuat di masyarakat Willow Corners dan sangat membekas pada ingatan Sybil sehingga menjadikan pribadi Sybil yang taat beragama.
D. TREATMENT
1. Psikoterapi, dilakukan dengan mendudukan Sybil di kursi ala Freud dan dr. Wilbur mendengarkan Sybil serta menemukan 14 peribadi lainnya. Proses ini dilakukan bertahap dalam jangka waktu yang lama.
2. Hipnotis dilakukan untuk mempersatukan kepribadian-kepribadian Sybil. Caranya dengan menyamakan seluruh usia kepribadian lain dengan pribadi Sybil (saat itu 37 tahun) lalu Sybil dipaksa untuk mengenal kepribadiannya yang lain. Setelah itu dr. Wilbur mempersatukan pribadi mereka. Proses ini dilakukan bertahap. Pada proses ini muncul pribadi ke-15 yang sudah lama pasif.
3. Pengobatan Sodium Pentothal, untuk mengurangi kecemasan dan depresi. Setelah obat disuntikan ke dalam pembuluh darah, Sybil akan merasakan euphoria yaitu perasaan gembira. Dengan ini Sybil mulai dapat mengingat ingatan pribadinya yang lain. Namun karena akhirnya membuat ketergantungan, terapi obat ini dihentikan.
E. PENUTUP
Sybil Isabel Dorsett benar-benar sembuh dan dapat menjalani hidupnya yang sehat dimulai pada 2 September 1965. Ia dapat melakukan segala aktifitas sehari-hari dengan kepribadian-kepribadiannya yang telah menyatu.
Minggu, 26 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar